Diduga Hina Bupati Darwis, Ketua ISNU Riko Djaini Resmi di Adukan ke Polres Boalemo

By 01SN 30 Mei 2020, 22:57:30 WIBkriminal

Diduga Hina Bupati Darwis, Ketua ISNU Riko Djaini Resmi di Adukan ke Polres Boalemo

Keterangan Gambar : Inggrid S.Bawias Kuasa Hukum Bupati Boalemo


Ketua Ikatan Sarjana Nahdatul  Ulama resmi dilaporkan ke Polres Boalemo atas kasus dugaan yang mengarah pada penghinaan atau menyerang kehormatan seseorang dalam hal ini Bupati Darwis Moridu. Jumat (29/5/2020)

Kuasa hukum Bupati Darwis. Inggrid S.Bawias SH MH ketika dihubungi melalui viaa celuller menyampaikan, Bupati Darwis Moridu tak terima dengan pernyataan aleg Riko Djaini yang juga sebagai Ketua Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) yang mengatakan bahwa “Ijazah Paket A, Paket B, dan Paket C Bupati Boalemo Hanya Dibeli” melalui pemberitaan di salah satu media online

“Tertanggal 28 Mei 2020 kami Tim kuasa hukum bupati boalemo telah menerima dan telah mengkaji isi pemberitaan tersebut, pernyataan ini tentunya telah menyerang pribadi dan nama baik Bupati Boalemo dengan menuduhkan sesuatu hal yang tidak benar melalui tulisan elektronik yang telah tersebar di banyak media sosial sehingga menjadi konumsi publik mengenai keabsahan ijazah pendidikan Bupati Boalemo” Ujar Inggrid

Inggrid juga mengungkapkan, bahwa pernyataan tentang “Ijazah Pendidikan Bupati boalemo Paket hanya mendapat surat keterangan, serta untuk paket B, dan paket C juga demikian” dari Ketua ISNU di media sosial tersebut dianggap keliru

“Karena sebagai kuasa hukum yang telah mendampingi Bupati Boalemo sejak tahapan Pilkada tahun 2017 kami tim kuasa hukum mengetahui dengan sangat jelas bahwa ijazah pendidikan milik Bupati Boalemo, baik surat tanda TAMAT belajar (STTB) sekolah dasar, ijazah pendidikan dasar, ijazah paket B, dan ijazah paket C resmi dan sah bukan ijazah yang hanya dibeli seperti pernyataan di atas, karena Ijazah Bupati Boalemo tersebut diterbitkan secara remi oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia” Ungkapnya

Lebih lanjut. Kata Inggrid pernyataan tentang ijazah pendidikan bupati boalemo paket A hanya mendapat surat keterangan adalah tidak benar, sebab bupati boalemo memiliki ijazah pendidikan untuk tingkat Sekolah Dasar. Hal ini dibuktikan dengan serat keterangan pengganti ijazah (SKPI) yang diatur dalam peraturan mentri dan kebudayaan (PERMENDIKBUD) Nomor : 29 Tahun 2014

“Jadi SKPI muilik bupati boalemo bukanlah surat keterangan ijazah paket A melainkan surat tanda tamat belajar untuk sekolah dasar yang menjadi bukti bahwa seorang peserta didik telah selesai mengikuti pendidikan dan lulus pada satuan pendidikan tersebut. Oleh karena itu statement dari salah satu anggota legislatif yang juga ketua ISNU tersebut melalui media online yang telah tersebar secara luas di media sosial perlu di pertanggung jawabkan kebenarannya” Tutup Inggrid

 

SN01



View all comments

Write a comment